Minggu, 13 November 2011

Jaringan Komputer

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah swt(Tuhan semesta alam) karena atas karunia dan rahmatnya sehingga penulis dapat menyelesaikan penyusunan makalah tentang“ PRESENTATION LAYER” Pengetahuan tentang Presentation Layer merupakan salah satu pengetahuan yang harus diketahui oleh setiap orang, khususnya bagi para pelajar atau mahasiswa yang berhubungan dengan komputer. Berdasarkan hal tersebut, maka ini memberikan pengetahuan yang berharga bagi kita yang ingin mengetahui tentang jaringan.

Penulis menyadaari bahwa dalam penulisan makalah ini masih jauh dari kesempurnaan,oleh karna itu dengan segalah kerendahan hati penulis meminta kepada para pembaca agar dapat memberikan kritik dan saran yang membangun demih penyempurnaan makalah ini.

Akhir kata penulis harapkan semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi kita semua dan semoga apa yang penulis kerjakan mendapat berkah dan ridha dari Allah SWT.

Makassar, 7 Mei 2011

Penulis,










DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR 1
DAFTAR ISI 2
BAB I PENDAHULUAN 3
1.1 Latar Belakang 3
1.2 Tujuan 3
1.3 Metode Penelitian 3
BAB II PEMBAHASAN 4
2.1 PRESENTATION LAYER 4
1. Defenisi Presentation Layer 4
2. Fungsi Presentation Layer 5
3. Proses Yang Terjadi Pada Presentation Layer 5
4. Protokol Yang Terdapat Pada Presentation Layer 6
2.2 SUB LAYER PRESENTATION 10
1. CASE (Common Application Service Element) 10
2. SASE (Specific Application Service Element) 11
BAB III KESIMPULAN 13
BAB IV DAFTAR PUSTAKA 14












BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Presentasi Layer adalah lapisan terendah dimana programmer aplikasi mempertimbangkan struktur data dan penyajian, bukan hanya mengirim data dalam bentuk datagram atau paket antara host. Lapisan ini berkaitan dengan isu-isu representasi string - apakah mereka menggunakan metode Pascal (sebuah integer panjang lapangan diikuti oleh jumlah tertentu byte) atau C / C + + metode (null-string diakhiri, yaitu "thisisastring \ 0"). Idenya adalah bahwa lapisan aplikasi harus dapat titik pada data yang akan dipindahkan, dan Layer Presentasi akan menangani sisanya.Serialisasi dari struktur data yang kompleks ke dalam flat byte-string (seperti mekanisme menggunakan TLV atau XML) dapat dianggap sebagai fungsi kunci dari Layer Presentasi.

1.2 Tujuan

Tujuan dari penulisan makalah ini adalah agar mendiskusikan tentang Layer Presentation pada Model OSI 7 Layer, agar supaya dapat mengetahui apa itu presntation layer.

1.3 Metodologi penelitian

Studi Pustaka
Studi pustaka yaitu mengumpulkan bahan – bahan berupa teori, dengan cara mempelajari buku – buku ilmiah dan men-searching di www.google.com yang berhubungan dengan penulisan tugas mata kuliah jaringan komputer sehingga dapat dijadikan perbandingan dan landasan dalam pemecahan masalahnya.



BAB II
PEMBAHASAN


1.1 PRESENSTATION LAYER
1. Defenisi Presentation Layer

Presentation Layer merupakan model ke-6 dari model OSI. Dimana Lapisan ini mengatasi masalah perbedaan format penyajian data dengan mengonversikan syntax data yang dikirim agar dapat dimengerti oleh penerima.Lapisan presentasi melakukan fungsi-fungsi tertentu yang diminta cukup sering untuk menemukan solusi umum untuk pengguna, daripada membiarkan setiap pengguna memecahkan masalah. Secara khusus, tidak seperti semua lapisan bawah, yang hanya tertarik untuk memindahkan bit andal dari sini ke sana, lapisan presentasi berkaitan dengan sintaks dan semantik informasi yang dikirimkan.

Lapisan presentasi kadang-kadang disebut lapisan sintaks di OPEN SYSTEMS interkoneksi MODEL (OSI) pada dasarnya digunakan untuk mengatasi dan menyelesaikan komunikasi data melintasi 7 lapisan. Sebagai contoh, sebuah komputer mengirim setelah menerima data dari lapisan aplikasi akan perlu untuk mengkonversi data dari format menerima (misalnya ASCII) ke format yang dimengerti dan diterima oleh lapisan lain dari model OSI untuk memastikan transfer file mulus.

Lapisan presentasi dari model OSI pada komputer yang menerima juga bertanggung jawab atas konversi "format eksternal" dengan data yang diterima dari komputer pengirim ke satu diterima oleh lapisan lain di komputer host. Format data meliputi postscript, ASCII, atau Binary seperti EBCDIC (Extended Binary Coded Decimal penuh Interchange Code). Contoh data formating fungsi dari lapisan presentasi adalah konversi data yang EBCDIC-kode untuk gaya ASCII. Namun, lapisan presentasi tugas lebih lain daripada data / format file. Ini termasuk kompresi data dan keamanan informasi yang ditransmisikan yang dicapai melalui enkripsi. Enkripsi dapat dicapai dengan penggunaan kriptografi-fungsi ini berpendapat Namun pada waktu sebagai fungsi dari sesi / layer jaringan (tindak web lain-link untuk membaca sugestif)
Beberapa contoh aplikasi yang berbeda di presentation layer antara lain :
a. PICT,TIFF,JPEG merupakan format data untuk aplikasi berupa gambar (image)
b. MIDI,MPEG dan QuickTime merupakan format data untuk aplikasi sound dan movie.
c. EBCDIC dan ASCII merupakan format data untuk informasi dalam bentuk teks.

2. Fungsi Presentation Layer

Beberapa fungsi presentation layer antara lain sebagai berikut :
1. Menyediakan penyajian data keaplikasi layer
2. Menyediakan sistem pembentuk kode(format coding), misalnya format ASCII yang digunakan komputer IBM.
3. Menyediakan proses konversi data antar format coding yang berbeda.
4. Menyediakan layanan translation. Dimana presentation layer menjamin data yang dikirimkan dari aplication layer suatu sistem dapat dibaca oleh layer disistem yang lain.
5. Menyediakan sarana untuk melakukan compresion, decompresion,enskripsi dan deskripsi.

3. Proses Yang Terjadi Pada Presentation Layer

Proses yang terjadi pada lapisan ini adalah Dimana suatu lapisan aplikasi mengirim suatu pesan kelapisan presentasi . Dilapisan presentasi pesan tersebut dirubah menjadi data yang tercodekan( Chipertex), Enkripsi dan terkompres.





Gambar : Proses Terjadinya Presentation Layer.

4. Protocol Yang Terdapat Pada Presentation Layar

1. VTP ( Virtual Terminal Protocol )
Virtual Terminal Protokol adalah seperangkat konvensi yang menentukan model logis untuk setiap kelas terminal (disebut Terminal Virtual) dan spesifikasi tentang bagaimana drive ini terminal virtual. Sebuah Terminal Virtual adalah model logis dalam arti bahwa ia mendefinisikan suatu model abstrak dari terminal dalam hal fungsi logis bahwa terminal nyata berbeda dapat menafsirkan.

Lapisan terminal virtual berada di atas kotak transportasi. Ini menyediakan fungsi tambahan yang diperlukan untuk komunikasi berorientasi terminal, misalnya antara pengguna manusia di terminal dan program aplikasi pada komputer host. Terminal virtual memiliki beberapa implementasi: terminal cerdas yang secara langsung menangani protokol virtual terminal, sebuah terminal dengan logika tambahan dalam sebuah konsentrator yang diperlukan untuk menangani VTP; atau metode akses menyediakan program aplikasi di host dengan beberapa jenis metode akses terminal virtual .



Protocol VTP berfungsi :
 Sebagai suatu paket program dimana terminal khusus diubah fungsinya menjadi yang umum sehingga dapat dipakai oleh sembarang vendor.
 Membuat dan memelihara struktur data.
 Translating karakteristik terminal ke bentuk standard.

2. TFTP (Trivial FTP)
Trivial File Transfer Protocol (disingkat menjadi TFTP) adalah sebuah protocol perpindahan yang sangat sederhana yang didefinisikan pada tahun 1980. TFTP memiliki fungsionalitas dasar dari protokol File Transfer Protocol (FTP).
Karena protokol ini sangatlah sederhana, maka implementasi protokol ini dalam komputer yang memiliki memori yang kecil sangatlah mudah. Hal ini memang pertimbangan yang sangat penting pada saat itu. Akhirnya, TFTP pun digunakan untuk melakukan booting komputer seperti halnya router jaringan komputer yang tidak memiliki perangkat penyimpanan data. Protokol ini kini masih digunakan untuk mentransfer berkas-berkas kecil antar host di dalam sebuah jaringan, seperti halnya ketika terminal jarak jauh X Window System atau thin client lainnya melakukan proses booting dari sebuah host jaringan atau server.TFTP dibuat berdasarkan protokol yang sebelumnya, yang disebut dengan Easy File Transfer Protocol (EFTP), yang merupakan bagian dari kumpulan protokol PARC Universal Packet (PUP). Pada awal-awal pengembangan protokol TCP/IP, TFTP merupakan protokol pertama kali yang diimplementasikan dalam sebuah jenis host jaringan, karena memang sangat sederhana.
Versi asli TFTP, sebelum direvisi oleh RFC 1350, menampilkan sebuah kelemahan protokol, yang diberinama Sorcerer's Apprentice Syndrome, saat pertama kali diketemukan.TFTP pertama kali muncul sebagai bagian dari sistem operasi 4.3 BSD. Protokol ini juga masih dimasukkan ke dalam Mac OS X, paling tidak hingga versi 10.5.
Akhir-akhir ini, TFTP sering digunakan oleh worm komputer, seperti W32.Blaster, sebagai metode untuk menyebarkan dirinya dan menginfeksi host jaringan lainnya.
3. Perangkat lunak redirektor (redirector software)

Dimana sebuah manajemen sistem informasi, yang menyediakan link internet yang mengarahkan ulang pengguna ke konten yang diinginkan. Hyperlink layanan URL redirection melibatkan sering digunakan dalam pesan spam diarahkan pada blog dan wiki. Dengan demikian, salah satu cara untuk mengurangi spam adalah untuk menolak semua suntingan dan komentar yang berisi hyperlink untuk layanan URL redirection diketahui, namun, ini juga akan menghapus sah suntingan dan komentar dan tidak mungkin menjadi metode yang efektif untuk mengurangi spam.
Baru-baru ini, layanan URL redirection telah diambil untuk menggunakan AJAX sebagai metode, user friendly efisien untuk membuat URL singkat. Halangan utama beberapa layanan URL redirection adalah penggunaan halaman keterlambatan, atau bingkai iklan berbasis, untuk menghasilkan pendapatan. Layanan redirect pertama mengambil keuntungan dari domain tingkat atas (TLD) seperti "ke." (Tonga), "di." (Austria) dan ". Adalah" (Islandia). Tujuan mereka adalah untuk membuat URL berkesan. Mainstream pertama redirect pelayanan V3.com yang membual 4 juta pengguna pada puncaknya pada tahun 2000. V3.com sukses disebabkan memiliki berbagai domain berkesan pendek termasuk "r.im", "go.to", "i.am", "come.to" dan "start.at". V3.com diakuisisi oleh FortuneCity.com, sebuah perusahaan besar web hosting gratis, pada awal 1999. Pada tahun 2001 muncul tk (Tokelau) sebagai TLD digunakan untuk nama kenangan. [10] Karena harga jual domain tingkat atas dimulai. Jatuh dari $ 70,00 per tahun menjadi kurang dari $ 10.00, permintaan untuk layanan redirection mengesankan terkikis.
Dengan peluncuran TinyURL pada tahun 2002 jenis baru pelayanan mengalihkan lahir, yaitu memperpendek URL. Tujuan mereka adalah untuk membuat URL panjang pendek, untuk dapat posting mereka di forum internet. Sejak tahun 2006, dengan batas karakter 140 pada layanan Twitter sangat populer, layanan ini URL pendek telah melihat kebangkitan.


4. Layanan Workstation (dalam Windows NT)

Layanan Workstation, yang juga dikenal sebagai LanManWorkstation, adalah sebuah komponen yang terdapat di dalam sistem operasi keluarga Windows NT (Windows NT 3.1, Windows NT 3.50, Windows NT 3.51, Windows NT 4.0, Windows 2000, Windows XP, Windows Server 2003, Windows Vista, dan Windows Server 2008) yang mengizinkan sebuah klien untuk melakukan request sebuah sumber daya tertentu (berkas ataupun printer) dari server yang menjalankan layanan server melalui jaringan.
Layanan Workstation adalah merupakan sebuah layanan yang bergerak dalam modus pengguna yang bekerja bersama-sama dengan sebuah driver sistem berkas Windows NT yang berjalan dalam modus kernel yang disebut dengan redirector. Redirector diwujudkan oleh berkas rdr.sys. Redirector diimplementasikan sebagai sebuah driver sistem berkas standar (sama seperti halnya FAT, CDFS atau NTFS) dan terletak di atas lapisan Transport Driver Interface (TDI), yang memungkinkannya untuk berinteraksi secara independen dengan protokol lapisan transpor apapun yang terinstalasi di dalam sistem.
Layanan Workstation dalam sebuah komputer klien akan menerima sebuah request I/O untuk mengakses berkas, named pipe, atau mailslot, dan menentukan layanan mana yang terbaik yang dapat menyediakan apa yang diminta dan kemudian melakukan pengalihan (redirection) terhadap request tersebut kepada layanan server di dalam komputer server di mana sumber daya yang diminta berada. Layanan Server kemudian menyediakan sumber daya yang diminta dan kemudian memetakannya kembali kepada komputer klien yang melakukan request tadi. Layanan server juga terdiri atas dua komponen, yakni sebuah komponen yang berjalan di dalam modus pengguna yang disebut dengan LanManServer dan sebuah komponen yang berjalan di dalam modus kernel yang diimplementasikan sebagai sebuah driver sistem berkas yang disebut dengan Srv.sys.
Selain redirector bawaan Windows, Administrator juga dapat menginstalasikan beberapa redirector lainnnya dari pihak ketiga yang tentuya dapat berjalan bersebelahan dengan layanan Workstation Windows. Sebuah contoh, adalah Gateway Service for NetWare, yang mengizinkan klien-klien berbasis Microsoft Windows untuk mengakses berkas dan printer dari sebuah server yang menjalankan Novell NetWare.
5. Network Shell

Jaringan shell (netsh) adalah sebuah utilitas baris perintah yang memungkinkan Anda untuk mengkonfigurasi dan menampilkan status berbagai peran jaringan komunikasi server dan komponen setelah aplikasi diinstal pada komputer yang menjalankan Windows Server ® 2008 R2 dan Windows Server ® 2008. teknologi client Beberapa, seperti Network Access Protection (NAP) klien dan Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP) klien, juga menyediakan perintah netsh yang memungkinkan Anda untuk mengkonfigurasi komputer klien yang menjalankan Windows 7 ® dan Windows Vista ®.

Dalam kebanyakan kasus, perintah netsh menyediakan fungsionalitas yang sama yang tersedia bila menggunakan Microsoft Management Console (MMC) snap-in untuk setiap peran server atau komponen. Sebagai contoh, Anda dapat mengkonfigurasi Kebijakan Jaringan Server (NPS) dengan menggunakan baik NPS MMC snap-in atau perintah netsh dalam konteks NPS netsh. Selain itu, ada perintah netsh untuk teknologi jaringan, seperti untuk IPv6, jembatan jaringan, dan pemanggilan prosedur jarak jauh (RPC), yang tidak tersedia di Windows sebagai sebuah MMC snap-in. Jaringan Shell (Netsh) Referensi Teknis.

Referensi Teknis ini Netsh menyediakan referensi perintah netsh komprehensif, termasuk sintaks, parameter, dan contoh-contoh untuk perintah netsh. Anda dapat menggunakan Netsh Teknis Referensi untuk membangun script dan file batch dengan menggunakan perintah netsh untuk manajemen lokal atau remote teknologi jaringan pada komputer yang menjalankan Windows Server 2008 R2 dan Windows Server 2008.



2.2 SUB-LAYER PRESENTATION

Layer Presentasi terdiri dari dua sublayers:

1. CASE (Common Application Service Element)
Sublayer CASE menyediakan jasa untuk Layer Aplikasi dan permintaan layanan dari Session Layer. Ini menyediakan dukungan untuk aplikasi layanan umum, seperti:
a. ACSE (Association Control Service Element) : adalah metode OSI untuk membangun panggilan antara dua program aplikasi. ACSE memeriksa identitas dan konteks entitas aplikasi, dan bisa menerapkan pemeriksaan keamanan otentikasi.
b. ROSE (Remote Operation Service Element): adalah sebuah aplikasi OSI lapisan protokol bahwa (a) menyediakan kemampuan operasi remote, (b) memungkinkan interaksi antar entitas dalam aplikasi terdistribusi, dan (c) setelah menerima permintaan layanan operasi remote, memungkinkan entitas penerima untuk mencoba operasi dan laporan hasil usaha untuk entitas meminta.
c. CCR (Commitment Concurrency and Recovery): adalah sebuah aplikasi OSI layanan elemen yang digunakan untuk membuat operasi atom di seluruh sistem terdistribusi. CCR digunakan terutama untuk menerapkan dua fase komit untuk transaksi dan operasi tanpa henti dalam jaringan OSI.
d. RTSE (Reliable Transfer Service Element): aplikasi ISO protokol layer, menyediakan untuk transfer data yang dapat diandalkan massal dengan mengubah data ke dalam string dari octets, lalu memecah string ke segmen dan menyerahkan setiap segmen ke Layer Presentasi untuk pengiriman. Checkpoints dibentuk antara segmen. Melalui layanan Layer Presentasi, RTSE menggunakan jasa manajemen aktivitas Session Layer untuk mengelola pengalihan koleksi segmen yang membentuk data massal.





2. SASE (Specific Application Service Element)
Sublayer SASE menyediakan layanan aplikasi spesifik (protokol), seperti:
a. FTAM (File Transfer, Access and Manager): protokol aplikasi ISO, menawarkan layanan transfer file antara klien (inisiator) dan server (responden) sistem di lingkungan terbuka. FTAM juga menyediakan akses ke file dan manajemen file pada sistem yang beragam. Mirip dengan FTP (File Transfer Protocol) dan NFS (Network File System) di lingkungan TCP / IP, FTAM dirancang untuk membantu pengguna mengakses file pada sistem beragam yang menggunakan implementasi FTAM kompatibel.
b. VT (Virtual Terminal): layanan dan protokol (ISO VTP) memungkinkan sebuah aplikasi host untuk mengontrol terminal dengan layar dan keyboard dan perangkat sejenis, seperti printer. Selain itu, VTP juga mendukung aplikasi-aplikasi yang kurang umum dan komunikasi terminal-terminal.
c. MOTIS (Message Oriented Text Interchange Standard): adalah sebuah standar ISO pesan berdasarkan ITU-T X.400 Message Handling Service (MHS) standar. Hal ini memainkan peran yang mirip dengan Simple Mail Transport Protocol (SMTP) pada protokol TCP / IP.
d. CMIP (Common Management Information Protocol): adalah protokol untuk manajemen jaringan. Ini menyediakan implementasi untuk layanan yang didefinisikan oleh CMIS, komunikasi memungkinkan antara aplikasi manajemen jaringan dan agen manajemen. CMIS / CMIP muncul dari model ISO / Manajemen jaringan OSI dan didefinisikan oleh seri X.700 ITU-T rekomendasi, lebih koresponden populer dirancang oleh IETF yang SNMP.
e. JTM (Job Transfer and Manipulation) a former OSI standard: Dalam OSI Reference Model, salah satu dari beberapa File Transfer Services (FTSs) pasti pada lapisan aplikasi. JTM memungkinkan aplikasi untuk melakukan pengolahan data pada mesin remote. SEE ASE ASO (Aplikasi Elemen Service)
f. MMS (Manufacturing Messaging Service): adalah sebuah aplikasi standar lapisan OSI dirancang untuk remote control real-time dan pemantauan Bit-waktu industri perangkat cerdas seperti PLC, NCS atau RC. Ini adalah satu set benda dan layanan yang memungkinkan re,ote manipulasi variables, programs, semaphores, events, journals, terminals, dll. MMS menawarkan berbagai layanan yang memuaskan kedua aplikasi sederhana dan kompleks.
g. RDA (Remote Database Access): adalah sebuah standar protokol untuk mengakses database. Juga merupakan protokol level aplikasi, lantaran bahwa hal ini membangun koneksi jaringan yang ada antara klien dan server. Dalam kasus TCP / IP koneksi, RFC 1066 yang digunakan untuk melaksanakan RDA. menggambarkan koneksi dari database klien ke server database. Hal ini termasuk fitur untuk:
1. communicating database operations and parameters dari client ke server,
2. pengangkutan data hasil dari server ke client,
3. database transaction management.
h. DTP (Distributed Transaction Processing): adalah bundel operasi, di mana dua atau lebih host jaringan yang terlibat. Biasanya, tuan rumah menyediakan sumber daya transaksional, sedangkan manajer transaksi bertanggung jawab untuk menciptakan dan mengelola transaksi global yang mencakup semua operasi terhadap sumber daya tersebut. Transaksi terdistribusi, seperti transaksi lain, harus memiliki keempat ACID properties, dimana atomicity menjamin hasil semua-atau-apa-apa untuk unit kerja (operasi bundel).
i. Tel Net(a remote terminal access protocol): memungkinkan pengguna untuk mengakses remote shell perintah pada komputer lain. Telnet didukung oleh platform yang paling di Internet, bahkan beberapa MS-DOS dan Microsoft Windows sistem (yang menyediakan akses ke shell DOS melalui server Telnet).











BAB IV
KESIMPULAN

LAYER PRESENTATION dari model OSI melakukan hanya suatu fungsi tunggal: translasi dari berbagai tipe pada syntax sistem. Sebagai contoh, suatu koneksi antara PC dan mainframe membutuhkan konversi dari EBCDIC character-encoding format ke ASCII dan banyak faktor yang perlu dipertimbangkan. Kompresi data (dan enkripsi yang mungkin) ditangani oleh layer ini.























BAB V
DAFTAR PUSTAKA


Buku : Pengantar Jaringan Komputer oleh Melwin Syafrizal
Buku : Instalasi dan configurasi Jaringan Komputer oleh Dede Sopandi
Buku : Langkah Mudah Membangun Jaringan Komputer oleh Zaenal Arifin
www.google.com
www.wikipedia.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar